Hadis tentang Menjaga Lisan sebagai Wujud Cinta kepada Allah dan Rasulnya
Hadis
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَثِيرِ صَلَاةٍ وَلَا صَوْمٍ وَلَا صَدَقَةٍ وَلَكِنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَرَ( وَاهُ مُسْلِمٌ)(٢٦٣٩)
Terjemahan
Dari Anas bin Malik RA seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, kapan hari kiamat Beliau bersabda, Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya Ia menjawab, Aku tidak banyak mempersiapkan salat, puasa, dan sedekah, tetapi aku mencintai Allah dan Rasulnya.v Maka Nabi SAW bersabda, vEngkau akan bersama orang yang engkau cintai. (HR Muslim Nomor Hadis 2639)
Isi Kandungan Hadis
Hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ini menjelaskan dialog antara seorang laki-laki dengan Rasulullah SAW tentang hari kiamat dan persiapan menghadapinya.
Kandungan utama hadis ini adalah bahwa Rasulullah SAW mengarahkan perhatian umatnya bukan pada waktu terjadinya kiamat, tetapi pada kesiapan amal perbuatan yang akan dibawa untuk menghadap Allah SWT. Hadis ini juga menegaskan bahwa keselamatan seseorang di akhirat tidak hanya ditentukan oleh banyaknya ibadah, tetapi juga oleh keimanan dan kecintaan yang tulus kepada Allah dan Rasulnya . Selain itu, hadis ini memberikan kabar gembira bahwa seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya di akhirat, sehingga cinta kepada orang-orang saleh akan membawa seseorang kepada kebaikan.
Secara keseluruhan, hadis ini mengajarkan pentingnya menyiapkan amal saleh, memperkuat iman, serta menumbuhkan cinta yang benar kepada Allah, Rasul, dan orang-orang saleh agar mendapatkan kebersamaan di akhirat.
Referensi
1.¹ Muhammad bin Ismā‘īl al-Bukhārī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb al-Adab, Bāb ‘Alāmat Ḥubbillāh ‘Azza wa Jalla, ; Muslim bin al-Ḥajjāj, Ṣaḥīḥ Muslim, Kitāb al-Birr wa al-Ṣilah wa al-Ādāb, Bāb al-Mar’u Ma‘a Man Aḥabba, hadis no. 2639, dari Anas bin Mālik

Komentar 0