40 HADIS THAHARAH

DHT

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis Thaharah, silahkan telusuri beragam hadis yang berkaitan dengan Thaharah dalam Islam

Foto Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Ahmad Rifai Harahap

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS THAHARAH

Penyusun: Ahmad Rifai Harahap

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Adab Thaharah Larangan Istinja’ dengan Tangan Kanan

Disusun oleh: Ahmad Rifai Harahap (@Rifai_harahap) · Bagian dari 40 HADIS THAHARAH

Hadis

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِى قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم« إِذَا بَالَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَإِذَا أَتَى الْخَلاَءَ فَلاَ يَتَمَسَّحْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلاَ يَشْرَبْ نَفَسًا وَاحِدًا (رواه ابو داود: ٣١)[1]

Terjemahan

Hadis dari Abdullah bin Abi Qatadah, dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: apabila salah seorang di antara kalian kencing, maka janganlah ia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya dan apabila ia masuk ke tempat buang hajat, maka janganlah ia beristinja’ dengan tangan kanan, dan apabila ia minum, maka janganlah ia minum dalam satu nafas. ( HR Abu Daud: 31 )

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan adab dalam menjaga kebersihan dan kehormatan diri, yaitu tidak menggunakan tangan kanan untuk menyentuh kemaluan atau beristinja’. Tangan kanan dimuliakan dalam Islam untuk melakukan hal-hal yang baik dan bersih. Selain itu, hadis ini juga menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan etika dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam hal-hal kecil. Pembiasaan ini membentuk karakter seorang Muslim agar selalu menjaga adab dan kebersihan dalam setiap aktivitasnya.

Referensi

  1. Al-Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy‘ats as-Sijistani, Sunan Abi Dawud, (Beirut: Dar al-Fikr, 2006), juz 1, bab 18, no hadis 31, h. 28.

Komentar 0