40 HADIS SYIRIK

DHT

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis syirik. Semoga aplikasi ini menjadi wasilah untuk menambah ilmu yang bermanfaat, mengenali berbagai bentuk kesyirikan, serta menguatkan kita dalam menjaga kemurnian tauhid. Dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meneguhkan kita di atas tauhid hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Foto AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

AHMAD IFANDI

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYIRIK

Penyusun: AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Bentuk Syirik karena Meniru Tradisi Mencari Berkah pada Benda Mati

Disusun oleh: AHMAD IFANDI (@ahmadifandi_) · Bagian dari 40 HADIS SYIRIK

Hadis

عَنْ أَبِى وَاقِدٍ اللَّيْثِىِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا خَرَجَ إِلَى خَيْبَرَ مَرَّ بِشَجَرَةٍ لِلْمُشْرِكِينَ يُقَالُ لَهَا ذَاتُ أَنْوَاطٍ يُعَلِّقُونَ عَلَيْهَا أَسْلِحَتَهُمْ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ اجْعَلْ لَنَا ذَاتَ أَنْوَاطٍ كَمَا لَهُمْ ذَاتُ أَنْوَاطٍ. فَقَالَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: سُبْحَانَ اللَّهِ هَذَا كَمَا قَالَ قَوْمُ مُوسَى اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ. وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَتَرْكَبُنَّ سُنَّةَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ. قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ. وَأَبُو وَاقِدٍ اللَّيْثِىُّ اسْمُهُ الْحَارِثُ بْنُ عَوْفٍ. وَفِى الْبَابِ عَنْ أَبِى سَعِيدٍ وَأَبِى هُرَيْرَةَ. (رواه الترمذي: ٢٣٣٥)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abu Waqid Al-Laitsi, bahwa Rasulullah SAW ketika keluar menuju Khaibar, beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik yang disebut Dzatul Anwar. Orang-orang musyrik biasa menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Lalu mereka (sebagian sahabat) berkata: wahai Rasulullah SAW, buatkanlah untuk kami Dzatul Anwar sebagaimana mereka memiliki Dzatul Anwar. Maka Nabi SAW bersabda: Subhanallah! Ini sama seperti yang dikatakan kaum Musa AS: buatkanlah untuk kami tuhan sebagaimana mereka memiliki tuhan-tuhan. Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kalian. Abu 'Isa berkata: hadis ini hasan shahih. Abu Waqid al-Laitsi namanya adalah al-Harits bin 'Auf. Dalam bab ini terdapat pula hadis dari Abu Sa'id dan Abu Hurairah. (HR al-Tirmidzi: 2335)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang bahaya meminta berkah (tabarruk) yang salah pada benda mati karena perbuatan tersebut dapat menjerumuskan seseorang ke dalam dosa syirik akbar. Rasulullah SAW terkejut hingga bertasbih ketika sebagian sahabat yang baru masuk Islam meminta dibuatkan pohon keramat (Dzat Anwath) untuk menggantungkan senjata agar sakti, mirip dengan tradisi orang-orang musyrik. Beliau menyamakan permintaan tersebut dengan kelancangan kaum Nabi Musa AS yang meminta dibuatkan patung berhala untuk disembah, karena menganggap sebuah pohon memiliki kekuatan gaib tersembunyi merupakan bentuk penyimpangan akidah. Oleh karena itu, inti hadis ini melarang keras segala bentuk pengkultusan tempat, batu, atau pohon keramat demi menjaga kemurnian tauhid dari noda kesyirikan.

Referensi

  1. Abu `Isa Muhammad bin `Isa bin Saurah al-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzi, Kitab al-Fithan, Bab 18, Hadis nomor 2335, (Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 1420 H/2000 M), h. 1121.

Komentar 0