40 HADIS SYIRIK

DHT

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis syirik. Semoga aplikasi ini menjadi wasilah untuk menambah ilmu yang bermanfaat, mengenali berbagai bentuk kesyirikan, serta menguatkan kita dalam menjaga kemurnian tauhid. Dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meneguhkan kita di atas tauhid hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Foto AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

AHMAD IFANDI

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYIRIK

Penyusun: AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Memurnikan Ibadah dari Syirik

Disusun oleh: AHMAD IFANDI (@ahmadifandi_) · Bagian dari 40 HADIS SYIRIK

Hadis

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَجُلًا قَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ. فَقَالَ الْقَوْمُ: مَا لَهُ مَا لَهُ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَرَبٌ مَا لَهُ. فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: تَعْبُدُ اللهَ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ، ذَرْهَا. قَالَ: كَأَنَّهُ كَانَ عَلَى رَاحِلَتِهِ. (رواه البخاري: ٥٦٣٧)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abu Ayyub al-Anshari RA, ia berkata: seseorang bertanya: wahai Rasulullah SAW, beritahukanlah kepadaku suatu amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga. Abdurrahman telah menceritakan kepadaku, Bahz telah menceritakan kepada kami, Syu'bah telah menceritakan kepada kami, Ibnu 'Utsman bin 'Abdullah bin Mauhab dan ayahnya telah menceritakan kepada kami, 'Utsman bin 'Abdullah, bahwa keduanya mendengar Musa bin Thalhah dari Abu Ayyub al-Anshari RA: bahwa seorang laki-laki berkata: wahai Rasulullah SAW, beritahukanlah kepadaku suatu amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga. Orang-orang pun bergumam: ada apa dengan orang ini? ada apa dengan orang ini? maka Rasulullah SAW bersabda: ia memiliki urusan penting. Lalu Nabi SAW bersabda: engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi. Sekarang, lepaskanlah (unta itu). Perawi berkata: seolah-olah saat itu beliau sedang berada di atas tunggangannya. (HR al-Bukhari: 5637)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kunci utama menuju surga saat beliau sedang dalam perjalanan. Meskipun sempat dianggap mengganggu, Nabi SAW justru membenarkan pertanyaan tersebut karena menyangkut perkara penting akhirat. Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa jalan menuju surga dimulai dengan tauhid, yaitu menyembah Allah SWT tanpa menyekutukan-Nya, lalu diikuti dengan kewajiban shalat dan zakat. Selain itu, beliau menegaskan pentingnya menjaga hubungan sosial dengan menyambung silaturahmi. Secara keseluruhan, hadis ini memberikan panduan ringkas tentang amalan pokok yang menjadi jalan keselamatan menuju surga.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari, al-Jami’ al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah sallallahu `Alaihi wa Sallam wa Sunani wa Ayyamih, Kitab al-Adab, Bab 10, Hadis nomor 5637, (Damaskus: Dar Ibn Kathir, 2002), h. 1503.

Komentar 0