40 HADIS SYIRIK

DHT

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis syirik. Semoga aplikasi ini menjadi wasilah untuk menambah ilmu yang bermanfaat, mengenali berbagai bentuk kesyirikan, serta menguatkan kita dalam menjaga kemurnian tauhid. Dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meneguhkan kita di atas tauhid hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Foto AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

AHMAD IFANDI

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYIRIK

Penyusun: AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Bahaya Bersikap Berlebihan terhadap Kuburan sebagai Pintu Menuju Syirik

Disusun oleh: AHMAD IFANDI (@ahmadifandi_) · Bagian dari 40 HADIS SYIRIK

Hadis

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَائِرَاتِ الْقُبُورِ، وَالْمُتَّخِذِينَ عَلَيْهَا الْمَسَاجِدَ، وَالسُّرُجَ. (رواه أبو داود: ٣٢٢٨)[١]

Terjemahan

Hadis dari Ibn Abbas, ia berkata: Rasulullah SAW melaknat wanita-wanita yang sering berziarah kubur, serta orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid dan lampu-lampu di atasnya. (HR Abu Dawud: 3238)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang larangan keras melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mengantarkan manusia pada dosa syirik akbar di area pemakaman, yaitu dengan mengagungkan kuburan. Rasulullah SAW memberikan ancaman laknat kepada orang-orang yang membangun tempat ibadah (masjid) di atas kuburan serta memberikan penerangan lampu secara berlebihan di sana. Pelarangan total terhadap fasilitas ini ditujukan untuk menutup rapat semua pintu gerbang kesyirikan, karena penghormatan yang melewati batas terhadap kuburan orang saleh lambat laun akan memicu ketergantungan hati, penyembahan, dan pengalihan ibadah yang seharusnya murni hanya milik Allah SWT kepada ahli kubur. Oleh karena itu, inti hadis ini memerintahkan umat Islam untuk menjaga kesederhanaan area pemakaman demi mempertahankan kemurnian tauhid dari noda kesyirikan.

Referensi

  1. Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy`ats al-Sijistani, Sunan Abu Daud, Kitab al-Jana'iz, Bab 82, Hadis nomor 3238, (Kairo: Dar al-Ta`shil, 1436 H/2015 M), h, 704.

Komentar 0