40 HADIS HALAL DAN HARAM

DHT

Selamat Datang Sahabat Hadis

Cintailah Rasulullah SAW dengan cara membaca, memahami dan mengamalkan hadisnya, silakan telusuri aplikasi ini untuk menemukan apa yang anda perlukan, semoga bermanfaat.

Foto Ahmat al athos

Tentang Penulis

Ahmat al athos

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HALAL DAN HARAM

Penyusun: Ahmat al athos

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Kehalalan Memakan Biawak Padang Pasir (Dhab)

Disusun oleh: Ahmat al athos (@al_Atos) · Bagian dari 40 HADIS HALAL DAN HARAM

Hadis

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضى الله عنهما قَالَ أَهْدَتْ أُمُّ حُفَيْدٍ خَالَةُ ابْنِ عَبَّاسٍ إِلَى النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم  أَقِطًا وَسَمْنًا وَأَضُبًّا ، فَأَكَلَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم مِنَ الأَقِطِ وَالسَّمْنِ ، وَتَرَكَ الضَّبَّ تَقَذُّرًا . قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ فَأُكِلَ عَلَى مَائِدَةِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم، وَلَوْ كَانَ حَرَامًا مَا أُكِلَ عَلَى مَائِدَةِ رَسُولِ اللَّهِ  صلى الله عليه وسلم. (رواه البخاري: ٢٥٧٥ )[1]

Terjemahan

Hadis dari Ibnu Abbas menghadiahkan kepada Nabi SAW berupa keju kering, minyak samin, dan biawak (dhab). Maka Nabi memakan keju kering dan samin tersebut, tetapi Ia meninggalkan biawak karena merasa tidak menyukainya. Ibnu Abbas berkata: Biawak itu dimakan di atas meja Rasulullah dan seandainya ia haram, tentu tidak akan dimakan di hadapan Rasulullah SAW. (HR al-Bukhari: 2575)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang hukum makanan tertentu, khususnya biawak padang pasir (dhab). Dalam hadis ini diceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah disuguhkan makanan berupa keju kering, minyak samin, dan biawak. Ia memakan keju dan samin, tetapi tidak memakan biawak karena tidak menyukainya, bukan karena mengharamkannya.

Referensi

  1. Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami’ al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar Min Umur Rasulillah Sallallahu ’Alaihi wa Sallam wa Sunanihi wa Ayyamih, Juz 9, h. 323.

Komentar 0