40 HADIS HIJRAH

DHT

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah Tidak Boleh melanggar Hak Orang Tua

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ : أَنَّ رَجُلاً هَاجَرَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مِنَ الْيَمَنِ فَقَالَ : « هَلْ لَكَ أَحَدٌ بِالْيَمَنِ ». قَالَ : أَبَوَاىَ. قَالَ : « أَذِنَا لَكَ ». قَالَ : لاَ. قَالَ : « ارْجِعْ إِلَيْهِمَا فَاسْتَأْذِنْهُمَا فَإِنْ أَذِنَا لَكَ فَجَاهِدْ وَإِلاَّ فَبِرَّهُمَا ». (رواه ابو داود: ٢٥٣٢)[١] 

Terjemahan

Hadis dari Abu Sa'id al-Khudri: bahwa seorang pria berhijrah kepada Rasulullah SAW dari Yaman, dan Rasulallah bertanya: “apakah engkau mempunyai kerabat di Yaman?” pria itu menjawab: “orang tuaku.” Rasulallah bertanya: “apakah mereka telah mengizinkanmu?” pria itu menjawab: “belum.” Rasulallah berkata: “kembalilah kepada mereka dan mintalah izin mereka. Jika mereka mengizinkanmu, maka berjuanglah di jalan Allah; jika tidak, berbaktilah kepada mereka”. (HR Abu Dawud: 2532)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua dalam Islam. Seorang laki-laki datang dari Yaman untuk berhijrah dan berjihad bersama Rasulullah SAW, namun ketika diketahui bahwa kedua orang tuanya masih hidup dan belum memberikan izin, Rasulullah SAW memerintahkannya untuk kembali dan meminta persetujuan mereka terlebih dahulu. Hadis ini menunjukkan bahwa ridha dan hak kedua orang tua memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Bahkan untuk melakukan amalan yang sangat mulia seperti hijrah dan jihad, seseorang tetap harus memperhatikan kewajibannya terhadap orang tua, terutama jika kepergiannya dapat menyebabkan mereka kehilangan perhatian, bantuan, atau kasih sayang dari anaknya. Selain itu, hadis ini mengajarkan keseimbangan dalam menjalankan ajaran agama.

Referensi

  1. Abu Daud Sulaiman, Sunan Abu Daud (Beirut: Dar al-Fikr, 1994). Juz 7, h 422.

Komentar 0