40 HADIS HIJRAH

DHT

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah Sikap terhadap Penguasa

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ-صلى الله عليه وسلم-قَالَ «سَتَكُونُ أُمَرَاءُ فَتَعْرِفُونَ وَتُنْكِرُونَ فَمَنْ عَرَفَ بَرِئَ وَمَنْ أَنْكَرَ سَلِمَ وَلَكِنْ مَنْ رَضِىَ وَتَابَعَ». قَالُوا أَفَلاَ نُقَاتِلُهُمْ قَالَ «لاَ مَا صَلَّوْا». (رواه مسلم: ٤٩٠٦)[١]

Terjemahan

Hadis dari Umm Salamah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “akan ada penguasa yang kalian akui dan yang kalian tidak akui. Barangsiapa yang mengakui, maka ia diampuni, dan barangsiapa yang tidak akui, maka ia aman, tetapi barangsiapa yang mengakui dan mengikuti mereka” mereka bertanya: “tidakkah seharusnya kita memerangi mereka? Rasulallah menjawab: “tidak, selama mereka shalat”. (HR Muslim: 4906)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa pada masa mendatang akan muncul para pemimpin yang sebagian kebijakan dan perbuatannya ada yang sesuai dengan ajaran Islam, namun ada pula yang menyimpang dari nilai-nilai kebenaran. Rasulullah SAW mengingatkan umat Islam agar memiliki sikap kritis dan mampu membedakan antara perbuatan yang benar dan yang salah. Hadis ini mengajarkan bahwa seorang muslim tidak boleh menyetujui atau mendukung kemungkaran yang dilakukan oleh pemimpin. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang mengetahui kesalahan dan mengingkarinya akan terbebas dari dosa serta memperoleh keselamatan. Hal ini menunjukkan pentingnya amar ma'ruf dan nahi munkar sesuai dengan kemampuan dan cara yang dibenarkan oleh syariat. Selain itu, hadis ini memberikan peringatan agar umat Islam tidak bersikap pasif terhadap keburukan.

Referensi

  1. Al-Imam Muslim, Shahih Muslim, (Beirut: Dar Al-kutub Al-Ilmiyah, 2008). Cet. ke-3, Juz 6, h 23.

Komentar 0