40 HADIS HIJRAH

DHT

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah ke Madinah

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنْ  أَبَا هُرَيْرَةَ-رضى الله عنه-يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ-صلى الله عليه وسلم. «أُمِرْتُ بِقَرْيَةٍ تَأْكُلُ الْقُرَى يَقُولُونَ يَثْرِبُ, وَهْىَ الْمَدِينَةُ, تَنْفِى النَّاسَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ». (رواه البخاري: ١٨٧١)[١] 

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: “aku diperintahkan (untuk berhijrah) ke suatu tempat yang daya tariknya lebih dominan daripada tempat-tempat lain, yaitu kota Madinah, kota ini membersihkan manusia (yang jahat) sebagaimana alat tempa besi yang membersihkan karat besi”. (HR al-Bukhari: 1871)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan keutamaan kota Madinah sebagai tempat hijrah Rasulullah SAW dan pusat perkembangan Islam. Rasulullah SAW menyebut bahwa Rasulallah diperintahkan untuk berhijrah ke sebuah negeri yang memiliki kedudukan istimewa dan pengaruh besar terhadap daerah-daerah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Madinah dipilih oleh Allah sebagai tempat yang strategis untuk membangun masyarakat Islam dan menyebarkan dakwah. Hadis ini juga menerangkan bahwa Madinah memiliki keberkahan dan keistimewaan spiritual. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa kota tersebut mampu membersihkan manusia sebagaimana alat tempa membersihkan kotoran atau karat pada besi. Maksudnya, Madinah menjadi tempat yang dapat menampakkan kejujuran iman seseorang dan menyaring orang-orang yang tidak tulus dalam keimanannya. Selain itu, hadis ini menunjukkan bahwa lingkungan yang baik memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian dan keimanan seseorang.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2007), Cet. ke-5, Juz 7, h 132.

Komentar 0