Hadis tentang Keutamaan al-Mu'awwidzatain (al-Falaq dan an-Nas)
Hadis
عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَلَمْ تَرَ آيَاتٍ أُنْزِلَتِ اللَّيْلَةَ لَمْ يُرَ مِثْلُهُنَّ قَطُّ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ(رَوَاهُ مُسْلِمٌ:١٩٢٧)[1]
Terjemahan
Hadis dari ‘Uqbah bin Amir, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Apakah engkau tidak melihat ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini, yang tidak pernah ada yang sebelumnya? Yaitu: Qul A‘udzu bi Rabbil Falaq’ dan ‘Qul A‘udzu bi Rabbin Nas.( HR.Muslim no 1927 )
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan besar Surah al-Falaq dan Surah an-Nas, yang disebut sebagai ayat-ayat perlindungan (al-Mu‘awwidzatain). Kedua surah ini memiliki keistimewaan sebagai doa perlindungan dari segala bentuk kejahatan, seperti gangguan makhluk, sihir, dan bisikan setan. Selain itu, hadis ini menunjukkan bahwa kedua surah tersebut memiliki kedudukan yang sangat agung di dalam al-Qur’an karena tidak ada yang sebanding dengannya dalam hal fungsi perlindungan dan penjagaan seorang muslim.
Referensi
1.Muslim bin al-Hajjaj, Ṣaḥiḥ Muslim (Beirut: Dar Iḥyā' al-Turath al-'Arabi), Kitab Salat al-Musafirin wa Qaṣruha, Bab Faḍl al-Mu'awwidhatayn, hadis no. 1927.

Komentar 0