Hadis tentang Keutamaan Tadarrus al-Qur'an di Masjid
HADIS
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ تَعَالَى يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ(رواه أبو داود:١٤٥٧) [1]
TERJEMAHAN
Hadis dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw ia bersabda: Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid), mereka membaca Kitab Allah dan saling mempelajarinya di antara mereka, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, mereka akan diliputi rahmat, dikelilingi para malaikat, dan Allah akan menyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.( HR.Abu dawud no 1457 )
ISI KANDUNGAN HADIS
Hadis ini menjelaskan keutamaan berkumpul untuk membaca dan mempelajari al-Qur’an di masjid. Kegiatan tersebut mendatangkan banyak keutamaan, seperti turunnya ketenangan (sakinah), turunnya rahmat Allah, serta dikelilingi oleh para malaikat sebagai bentuk kemuliaan bagi mereka.Selain itu, Allah SWT juga menyebut dan memuji mereka di hadapan para malaikat, yang menunjukkan tingginya kedudukan orang-orang yang mempelajari al-Qur’an. Hadis ini mendorong umat Islam untuk aktif dalam majelis ilmu al-Qur’an karena memberikan ketenangan hati, keberkahan, dan kemuliaan di sisi Allah.
Referensi
1.Abu Dawud al-Sijistani, Sunan Abi Dawud, tahqiq Muhammad Muhyi al-Din Abd al-Hamid (Beirut: Al-Maktabah al-'Aṣriyyah, ), Kitab al-Witr, Bab fi Thawāb Qira'at al-Qur'an, hadis no. 1455 (dalam sebagian aplikasi atau edisi: no. 1457).

Komentar 0