40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

DHT

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

40 Hadis tentang Al-Qur'an merupakan aplikasi edukasi Islam yang menyajikan kumpulan empat puluh hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan al-Qur'an. Setiap hadis disertai dengan teks hadis, terjemahan dalam bahasa Indonesia, serta penjelasan singkat mengenai isi kandungan dan pesan yang terkandung di dalamnya, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami makna hadis secara lebih baik.

Foto Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Ajrul mustakim

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Penyusun: Ajrul mustakim

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang ke agungan ayat kursi

Disusun oleh: Ajrul mustakim (@jerul) · Bagian dari 40 HADIS FADHILAH AL-QUR'AN

Hadis

عَنْ أُبَىِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِى أَىُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ. قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِى أَىُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ . قَالَ قُلْتُ اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ. قَالَ فَضَرَبَ فِى صَدْرِى وَقَالَ  وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِ(رَوَاهُ مُسْلِمٌ:١٩٢١) [1]

Terjemahan

Hadis dari Ubayy ibn Ka'b, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Wahai Abū al-Mundzir, tahukah engkau ayat manakah dari Kitab Allah yang paling agung yang ada padamu Ia berkata: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau bersabda lagi Wahai Abu al-Mundzir, tahukah engkau ayat manakah dari Kitab Allah yang paling agung? Ia berkata: “Allāhu la ilaha illa huwa al-ḥayyul qayyum.” Maka beliau menepuk dadaku seraya bersabda: “Demi Allah, semoga ilmu itu membahagiakanmu, wahai Abū al-Mundzir.(  HR Muslim no 1921 )

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menunjukkan keutamaan Ayat Kursi sebagai ayat paling agung dalam al-Qur’an, karena mengandung inti ajaran tauhid dan penetapan sifat-sifat kesempurnaan Allah SWT, seperti kehidupan yang sempurna (al-ḥayy) dan kekuasaan yang mutlak dalam mengatur seluruh makhluk (al-qayyūm). Dialog antara Nabi Saw dan Ubay bin Ka‘b juga mencerminkan metode pendidikan yang dialogis dan apresiatif, di mana Rasulullah menguji pengetahuan sahabat sekaligus memberikan penguatan terhadap jawaban yang benar. Pujian Nabi Saw berupa doa agar ilmu tersebut membawa keberkahan menunjukkan pentingnya ilmu yang disertai pemahaman yang benar. Dengan demikian, hadis ini tidak hanya menegaskan keutamaan Ayat Kursi, tetapi juga mengandung pesan tentang keutamaan ilmu, pentingnya memahami al-Qur’an, serta nilai pendidikan dalam Islam yang mendorong interaksi aktif antara guru dan murid

Referensi

1.Muslim bin al-Hajjaj, Ṣaḥiḥ Muslim (Beirut: Dar Iḥya al-Turath al-'Arabi), Kitab Ṣalat al-Musafirin wa Qaṣruha, Bab Faḍl Surat al-Kahf wa Ayat al-Kursi, hadis no. 1921.

Komentar 0