Hadis tentang Keutamaan Surah ar-Rahman
Hadis
عَنْ جَابِرٍ رضى الله عنه قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى أَصْحَابِهِ فَقَرَأَ عَلَيْهِمْ سُورَةَ الرَّحْمَنِ مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِهَا فَسَكَتُوا فَقَالَ لَقَدْ قَرَأْتُهَا عَلَى الْجِنِّ لَيْلَةَ الْجِنِّ فَكَانُوا أَحْسَنَ مَرْدُودًا مِنْكُمْ كُنْتُ كُلَّمَا أَتَيْتُ عَلَى قَوْلِهِ فَبِأَىِّ آلاَءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ:٣٦٠٢) [1]
Terjemahan
Hadis dari Jabir ibn Abd Allah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:nabi Muhammad SAW keluar menemui para sahabatnya, lalu beliau membacakan Surah ar-Rahman kepada mereka dari awal sampai akhir. Namun mereka terdiam. Maka beliau bersabda:Sungguh, aku pernah membacakannya kepada golongan jin pada malam jin, lalu mereka memberikan jawaban yang lebih baik daripada kalian. Setiap kali aku membaca ayat: ‘Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?’ mereka menjawab: ‘Tidak ada satu pun nikmat-Mu wahai Tuhan kami yang kami dustakan, maka segala puji bagi-Mu.( HR.Tarmidzi )
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan Surah ar-Rahman yang berisi banyak pengingat tentang nikmat-nikmat Allah kepada manusia dan jin. Muhammad SAW membacakan surah tersebut kepada para sahabat, kemudian menjelaskan bahwa golongan jin memberikan respons yang lebih baik dengan mengakui dan mensyukuri nikmat Allah ketika mendengar ayat “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” Hadis ini mengajarkan pentingnya bersyukur atas segala nikmat Allah serta tidak mengingkarinya. Selain itu, hadis ini juga menunjukkan bahwa al-Qur’an memiliki pengaruh yang besar terhadap hati makhluk Allah, baik manusia maupun jin, dan mendorong umat Islam untuk membaca, memahami, serta merenungkan makna ayat-ayat al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Referensi
1.Muhammad bin Isa al-Tirmidhi, Al-Jamiʿ al-Kabir (Sunan al-Tirmidhī) (Beirut Dar al-Gharb al-Islami, 1998), Kitab Tafsir al-Qur'an, Bab Wa Min Surat al-Raḥman, hadis no. 3602.

Komentar 0