40 HADIS BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

DHT

Selamat Datang Diaplikasi 40 Hadis Berbakti kepada Orang Tua

Temukan cahaya ilmu dari hadis-hadis pilihan yang mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan.

Foto Muhammad Raiquri Hsb

Tentang Penulis

Muhammad Raiquri Hsb

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Penyusun: Muhammad Raiquri Hsb

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Berbakti Kepada Orang Tua Termasuk Amal Paling Utama

Disusun oleh: Muhammad Raiquri Hsb (@Quri) · Bagian dari 40 HADIS BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Hadis

عَنْ أَبِى عَمْرٍو الشَّيْبَانِىِّ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ  رضى الله عنه  سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ  صلى الله عليه وسلم  قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ «الصَّلاَةُ عَلَى مِيقَاتِهَا». قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ. قَالَ «ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ». قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ «الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ». (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ٢٧٨٢)[1]

Terjemahan

"Hadis dari Abu ‘Amru Asy Syaibaniy bahwa ‘Abdullah bin Mas’ud RA berkata bahwa ia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang amal yang paling utama, kemudian Rasulullah SAW menjawab bahwa amal yang paling utama adalah shalat pada waktunya, lalu ia bertanya lagi kepada Rasulullah SAW tentang amal berikutnya, kemudian Rasulullah SAW menjawab bahwa amal berikutnya adalah berbakti kepada kedua orang tua, lalu ia bertanya lagi kepada Rasulullah SAW tentang amal selanjutnya, kemudian Rasulullah SAW menjawab bahwa amal selanjutnya adalah jihad di jalan Allah SWT.” (HR al-Bukhari: 2782)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amal yang paling utama setelah melaksanakan salat tepat pada waktunya. Hal ini menunjukkan bahwa Islam menempatkan birrul walidain pada kedudukan yang sangat tinggi, bahkan lebih utama daripada jihad setelah salat. Urutan jawaban Nabi SAW yang dimulai dari shalat, kemudian birrul walidain, dan terakhir jihad menunjukkan adanya skala prioritas amal dalam Islam. Hal ini mengajarkan bahwa hubungan vertikal kepada Allah SWT harus diiringi dengan hubungan horizontal yang baik kepada sesama manusia, terutama kepada orang tua. Birrul walidain tidak hanya dipandang sebagai etika sosial biasa, melainkan sebagai ibadah yang bernilai pahala besar menurut Allah SWT. Seorang anak hendaknya menyadari bahwa kepatuhan dan kebaikan kepada orang tua merupakan cerminan dari kualitas keimanannya. Hadis ini juga menjadi dasar bagi para ulama untuk menempatkan birrul walidain sebagai salah satu kewajiban utama setelah ibadah mahdhah seperti shalat. Dengan demikian, setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan baktinya kepada kedua orang tua sepanjang hayat.

Referensi

1. Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma‘il bin Ibrahim bin al-Mughirah al-Bukhari, Shahih al-Bukhari (Beirut: Dar Ibn Kathir, cet. ke-1, 2002), juz.10, h.173.

Komentar 0