40 HADIS WUDHU

DHT

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Melalui aplikasi ini, Anda dapat membaca kumpulan hadis tentang wudhu beserta teks Arab, terjemahan, dan penjelasannya sehingga lebih mudah memahami tata cara Bewudhu sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Semoga aplikasi ini menjadi sarana untuk menambah ilmu, memperbaiki ibadah, dan meningkatkan kualitas wudhu dalam kehidupan sehari-hari.Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita dalam mengamalkan ilmu yang dipelajari dan menjadikan setiap langkah menuju kebaikan.

Foto AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

AHMAD HUSEIN hsb

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS WUDHU

Penyusun: AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang sempurnakan wudhu (Isbagh)

Disusun oleh: AHMAD HUSEIN hsb (@ahmadhusein) · Bagian dari 40 HADIS WUDHU

Hadis

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ - وَكَانَ يَمُرُّ بِنَا وَالنَّاسُ يَتَوَضَّئُونَ مِنَ الْمَطْهَرَةِ - قَالَ: أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ، فَإِنَّ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ".( رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ:٧٣)[١]

Terjamahan 

Hadis dari Muhammad bin Ziyad telah menceritakan kepada kami, ia berkata: Aku mendengar Abu Hurairah  ketika beliau melewati kami sementara orang-orang sedang berwudhu dari tempat air berkata: ‘Sempurnakanlah wudhu kalian, karena sesungguhnya Abu Qasim Nabi SAW bersabda: “Celakalah tumit-tumit yang tidak terkena air wudhu dari api neraka.(HR. al-Bukhari No: 73)

Isi Kandungan Hadis

Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra ini mengandung peringatan keras sekaligus edukasi mengenai pentingnya ketelitian dalam berwudhu. Secara hukum, hadis ini menegaskan kewajiban Isbaghul Wudhu (menyempurnakan wudhu), yaitu memastikan udara mengenai seluruh permukaan anggota tubuh yang wajib dibasuh tanpa ada sedikit pun bagian yang terlewat. Penggunaan kalimat ancaman “Celakalah heel-tumit… dari api neraka” menunjukkan bahwa kejahatan dalam membasuh bagian tubuh yang sulit terjangkau, seperti sepatu hak, dapat membatalkan keabsahan wudhu. Jika wudhu seseorang tidak sah, maka salat yang dilakukannya pun menjadi tidak sah, sehingga hal ini dianggap sebagai perkara besar yang dapat membawa pelakunya pada ancaman siksa di akhirat.

Referensi

1. Al-Bukhari, Shahih al-Bukhari , Kitab al-Wudhu, Bab Ghasli al-A'qab, No.73.

Komentar 0