40 HADIS WUDHU

DHT

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Melalui aplikasi ini, Anda dapat membaca kumpulan hadis tentang wudhu beserta teks Arab, terjemahan, dan penjelasannya sehingga lebih mudah memahami tata cara Bewudhu sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Semoga aplikasi ini menjadi sarana untuk menambah ilmu, memperbaiki ibadah, dan meningkatkan kualitas wudhu dalam kehidupan sehari-hari.Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita dalam mengamalkan ilmu yang dipelajari dan menjadikan setiap langkah menuju kebaikan.

Foto AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

AHMAD HUSEIN hsb

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS WUDHU

Penyusun: AHMAD HUSEIN hsb

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang wudu di atas wudhu (Memperbarui)

Disusun oleh: AHMAD HUSEIN hsb (@ahmadhusein) · Bagian dari 40 HADIS WUDHU

Hadis

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زِيَادٍ – قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَأَنَا لِحَدِيثِ ابْنِ يَحْيَى أَتْقَنُ – عَنْ غُطَيْفٍ - وَقَالَ مُحَمَّدٌ عَنْ أَبِى غُطَيْفٍ الْهُذَلِىِّ - قَالَ كُنْتُ عِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ فَلَمَّا نُودِىَ بِالظُّهْرِ تَوَضَّأَ فَصَلَّى فَلَمَّا نُودِىَ بِالْعَصْرِ تَوَضَّأَ فَقُلْتُ لَهُ فَقَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَنْ تَوَضَّأَ عَلَى طُهْرٍ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَهَذَا حَدِيثُ مُسَدَّدٍ وَهُوَ أَتَمُّ.(رَوَاهُ اَبِي دَاوُدْ :٩٥)[١]

Terjemahan

Abdurrahman bin Ziyad Telah menceritakan kepada kami,  berkata: Abdurrahman bin Ziyad , Abu Dawud berkata: aku lebih teliti terhadap hadis Ibnu Yahya dari Ghutayf (dan Muhammad berkata: dari Abu Ghutayf al-Hudzali), ia berkata: aku berada bersama Abdullah bin Umar. Ketika dikumandangkan azan Zuhur, beliau berwudhu lalu salat. Kemudian ketika dikumandangkan azan Asar, Nabi SAW berwudhu lagi. Maka aku berkata kepadanya (tentang hal itu), lalu Nabi SAW menjawab: ‘Rasulullah saw bersabda: Barang siapa berwudhu dalam keadaan suci (sudah dalam keadaan berwudhu), maka Allah akan menuliskan baginya sepuluh kebaikan.” Abu Dawud berkata: ‘Ini adalah riwayat Musaddad, dan ia lebih lengkap.’’(HR. Abu Dawud No: 95)

Isi Kandungan Hadis

Hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA. melalui jalur Abu Ghutayf al-Hudzali ini mengandung penjelasan mengenai keutamaan memperbarui wudhu (tajdidul wudhu) meskipun seseorang masih dalam keadaan suci. Secara hukum, hadis ini menunjukkan bahwa berwudhu kembali sebelum melaksanakan salat berikutnya—sekalipun wudhu sebelumnya belum batal—adalah amalan yang sangat dianjurkan dan bernilai ibadah tinggi. Rasulullah SAW memberikan motivasi spiritual berupa sepuluh kebaikan bagi siapa saja yang menjaga kesuciannya dengan cara ini. Tindakan Ibnu Umar RA. yang selalu berwudhu setiap kali mendengar azan, meskipun ia belum berhadas, mencerminkan semangat para sahabat dalam mengejar kesempurnaan cahaya kesucian dan melipatgandakan pahala di sisi Allah SWT.

Referensi

1. Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats, Sunan Abi Dawud , Kitab al-Thaharah, Bab al-Wudhu min Ghairi Hadatsin, No.95.

Komentar 0