Hadis tentang Larangan Menyembunyikan Ilmu
Hadis
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم «مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ عَلِمَهُ ثُمَّ كَتَمَهُ أُلْجِمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ». (رواه الترمذي: ٢٨٦١)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: siapa yang ditanya tentang suatu ilmu yang diketahuinya, kemudian ia menyembunyikannya, niscaya Allah SWT akan mengekang (mulutnya) dengan kekang dari api neraka pada hari kiamat. (HR al-Tirmidzi: 2861)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa orang yang memiliki ilmu lalu sengaja menyembunyikannya, terutama ketika ilmu tersebut dibutuhkan, akan mendapatkan ancaman berat di hari kiamat. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu adalah amanah yang harus disampaikan dengan jujur dan penuh tanggung jawab, bukan disimpan untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, setiap orang yang berilmu hendaknya mau berbagi dan mengajarkannya agar memberi manfaat bagi orang lain serta menjadi kebaikan yang berkelanjutan.
Referensi
- Al-Imam Abu ‘Isa Muhammad bin ‘Isa at-Tirmidzi, Sunan al-Jāmi’, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 10, h. 151.

Komentar 0