Hadis tentang Kesempurnaan Iman dengan Akhlak Mulia
Hadis
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-
(أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا). قَالَ وَفِى الْبَابِ عَنْ عَائِشَةَ وَابْنِ عَبَّاسٍ. قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِى هُرَيْرَةَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.(رواه الترمذى:١١٩٥)[1]
(أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا). قَالَ وَفِى الْبَابِ عَنْ عَائِشَةَ وَابْنِ عَبَّاسٍ. قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِى هُرَيْرَةَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.(رواه الترمذى:١١٩٥)[1]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya terhadap istri-istri mereka." (Perawi) berkata: dalam bab ini ada juga (riwayat) dari Aisyah dan Ibnu Abbas. Abu Isa (Imam al-Tirmidzi) berkata: "hadis Abu Hurairah ini adalah hadis hasan shahih."(HR al-Tirmidzi: 1195)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menegaskan adanya korelasi mutlak antara kesempurnaan iman seseorang dengan keluhuran akhlaknya, sekaligus membuktikan bahwa iman adalah amalan yang dapat bertambah kuat seiring meningkatnya perilaku baik kepada sesama. Rasulullah secara khusus menjadikan tolok ukur kebaikan dan kemuliaan seorang lelaki muslim berdasarkan cara ia memperlakukan istrinya di dalam rumah di mana tidak ada ruang untuk kepura-puraan sehingga kelembutan, kesabaran, dan sikap menghargai terhadap keluarga menjadi cerminan sejati dari bersihnya akidah serta tingginya derajat keimanan seseorang.
Referensi
- Abu `Isa Muhammad bin `Isa bin Saurah al-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzi, (Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 1420 H/2000 M), Juz 5, h. 5.

Komentar 0