40 HADIS IMAN

DHT

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 Hadis Iman, silahkan telusuri aplikasi untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat. Terima kasih.

Foto Susan Safitri

Tentang Penulis

Susan Safitri

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS IMAN

Penyusun: Susan Safitri

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Pentingnya Iman dan Menyebarkan Salam

Disusun oleh: Susan Safitri (@susansafitri) · Bagian dari 40 HADIS IMAN

Hadis 

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- (وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لاَ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَىْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ).(رواه إبن ماجه: ٧١)[1]

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:"Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya,kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman. Dan kamu tidak  beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu amalan yang apabila kalian melakukannya, niscaya kalian akan saling mencintai? sebarkanlah salam di antara kalian."." (HR Ibn Majah : 71).

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa iman merupakan syarat utama untuk memperoleh keselamatan dan masuk surga. Rasulullah SAW menegaskan bahwa kesempurnaan iman tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada Allah, tetapi juga tercermin dalam hubungan yang baik dengan sesama manusia. Salah satu bentuk nyata dari hubungan tersebut adalah saling mencintai karena Allah. Untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan persaudaraan di antara kaum Muslimin, Nabi SAW menganjurkan agar mereka membiasakan menyebarkan salam. Ucapan salam tidak hanya menjadi doa keselamatan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, menghilangkan permusuhan, serta menciptakan suasana damai dan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.

Referensi

  1. Abu `Abdillah Muhammad bin Yazid al-Qazwini Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, (Al-Jubail: Dar al-Siddiq & Beirut: Muassasah al-Rayyan, 1431 H/2010 M), Juz 1,h.81.

Komentar 0