Hadis tentang Keutamaan Berjalan Menuju Sholat Jumat
Hadis
أَبُو عَبْسٍ وَأَنَا أَذْهَبُ إِلَى الْجُمُعَةِ فَقَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : مَنِ اغْبَرَّتْ قَدَمَاهُ فِي سَبِيْلِ اللَّهِ حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ-٩٠٧)[١]
Terjemahan
Abu 'Abs menjumpaiku saat aku sedang berjalan menuju salat Jumat, lalu ia berkata: Aku mendengar Nabi SAW bersabda: 'Barangsiapa yang kedua kakinya berdebu di jalan Allah, maka Allah mengharamkan dirinya dari api neraka. (HR. Bukhari: 907)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan besarnya pahala bagi orang yang berjalan di jalan Allah hingga kedua kakinya berdebu. Dalam konteks menuju salat Jumat, hadis ini menunjukkan bahwa setiap langkah yang ditempuh menuju masjid merupakan amal saleh yang bernilai besar di sisi Allah. Kesungguhan seseorang dalam menghadiri salat Jumat, meskipun harus menempuh perjalanan dan menghadapi berbagai kesulitan, akan mendapatkan balasan yang luar biasa. Hadis ini mendorong umat Islam agar bersemangat menghadiri salat berjamaah dan tidak merasa berat untuk melangkahkan kaki menuju rumah Allah.
Referensi
- Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, (Beirut: Dar al-Fikr, 2006), Juz 1, h. 219.

Komentar 0