40 HADIS DO'A SEHARI-HARI

DHT

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat Datang Para Pencari Kebenaran dan Ketenangan. Ketika kata-kata tak lagi mampu mewakili perasaan, biarkan doa yang berbicara, temukan doa terbaik yang diajarkan Rasulullah SAW untuk Kehidupan Sehari-Hari: 40 Hadis Tematik.

Foto Agus Salim Batubara

Tentang Penulis

Agus Salim Batubara

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS DO'A SEHARI-HARI

Penyusun: Agus Salim Batubara

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Allah Murka Kepada yang Tidak Berdoa

Disusun oleh: Agus Salim Batubara (@BgBatubara) · Bagian dari 40 HADIS DO'A SEHARI-HARI

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَسْأَلْ اللَّهَ يَغْضَبْ عَلَيْهِ. (رَوَاهُ سُنَنُ التِّرْمِذِيِّ: ٣٧٠٠) 

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah RA  bahwa ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang tidak meminta kepada Allah maka Allah akan murka kepadanya. (HR al-Tirmidzi: 3700).[1]

Isi kandungan Hadis

Hadis ini menegaskan pentingnya berdoa dan meminta kepada Allah sebagai bentuk penghambaan seorang hamba. Pernyataan bahwa Allah “murka” kepada orang yang tidak berdoa menunjukkan bahwa meninggalkan doa bukan sekadar perbuatan yang netral, melainkan mencerminkan sikap sombong dan merasa tidak membutuhkan Allah. Padahal, hakikat manusia adalah makhluk yang lemah dan selalu bergantung kepada-Nya dalam segala urusan. Selain itu, hadis ini juga mengandung dorongan agar seorang muslim senantiasa membiasakan diri untuk
berdoa dalam setiap keadaan, baik ketika susah maupun senang. Berdoa bukan hanya saat membutuhkan sesuatu, tetapi merupakan bentuk kedekatan dan komunikasi dengan Allah. Dengan demikian, semakin sering seseorang berdoa, semakin tampak kerendahan hati dan ketundukannya, yang pada akhirnya mendatangkan ridha Allah serta menjauhkan dari kemurkaan-Nya.

Referensi

  1. Ibid, juz 5, hal. 191, Kitab Ad-Du'a, Bab Man Lam Yas'al Allaaha Yaghdab 'Alaihi, No. 3700 . 

Komentar 0