40 HADIS DO'A SEHARI-HARI

DHT

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat Datang Para Pencari Kebenaran dan Ketenangan. Ketika kata-kata tak lagi mampu mewakili perasaan, biarkan doa yang berbicara, temukan doa terbaik yang diajarkan Rasulullah SAW untuk Kehidupan Sehari-Hari: 40 Hadis Tematik.

Foto Agus Salim Batubara

Tentang Penulis

Agus Salim Batubara

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS DO'A SEHARI-HARI

Penyusun: Agus Salim Batubara

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Do’a Memohon Rasa Takut kepada Allah

Disusun oleh: Agus Salim Batubara (@BgBatubara) · Bagian dari 40 HADIS DO'A SEHARI-HARI

Hadis

عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَ قَلَّمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُومُ مِنْ مَجْلِسٍ حَتَّى يَدْعُوَ بِهَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ لِأَصْحَابِهِ اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنْ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلْ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا. (رَوَاهُ سُنَنُ التِّرْمِذِيِّ:٣٨٤١) 

Terjemahan

Hadis Dari Khalid bin Abu Imran bahwa Ibnu Umar berkata bahwa jarang Rasulullah SAW berdiri dari majelis kecuali beliau berdoa dengan doa-doa ini untuk para sahabatnya: “Allahummaqsim lanaa min khasyyatika maa yahuulu bihii bainanaa wa baina ma‘aashika, wa min tha‘atika maa tuballighunaa bihii jannataka, wa minal yaqini maa tuhawwinu bihii ‘alainaa mushiibaatid dunyaa, wa matta‘naa biasma‘inaa wa abshaariinaa wa quwwaatinaa maa ahyaitanaa, waj‘alhul waaritsa minnaa, waj‘al tsa’ran ‘alaa man zhalamanaa, wanshurnaa ‘alaa man ‘aadaanaa, wa laa taj‘al mushiibatanaa fii diininaa, wa laa taj‘alid dunyaa akbara hamminaa wa laa mablagha ‘ilminaa, wa laa tusallith ‘alainaa man laa yarhamunaa.”(HR al-Tirmidzi: 3841).[1]

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan doa yang hampir selalu dibaca Rasulullah SAW ketika menutup majelis, yang berisi permohonan agar Allah memberikan rasa takut kepadaNya yang mencegah dari maksiat, ketaatan yang mengantarkan ke surga, keyakinan yang meringankan musibah dunia, serta nikmat kesehatan dan kekuatan selama hidup, sekaligus perlindungan dari fitnah, musibah dalam agama, dominasi orang zalim, dan kecenderungan menjadikan dunia sebagai tujuan terbesar. Kandungan hadis ini menegaskan bahwa seorang Muslim hendaknya selalu menata orientasi hidupnya agar fokus pada akhirat, memperkuat iman, serta memohon perlindungan Allah dalam seluruh aspek kehidupan, baik pribadi maupun sosial.

Referensi

  1. Muhammad bin Isa At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi, juz 5, hal. 265, Kitab Ad-Du'a, Bab Du'a Sa'd bin Abi Waqash, (Beirut: Dar Ihya' At-Turats Al-'Arabi, 1998 M/1419 H), No. 3841.

Komentar 0