Hadistentang Do’a Ketika saat Sujud
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ.(رَوَاهُ مُسْلِمٌ: ١١١١)
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa keadaan seorang hamba yang paling dekat dari Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka beliau memerintahkan untuk memperbanyak doa. (HR Muslim: 1111).[1]
Isi kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa posisi seorang hamba yang paling dekat dengan Allah adalah ketika ia sedang bersujud dalam shalat, sehingga pada saat itu dianjurkan untuk memperbanyak doa dan permohonan kepada-Nya. Kandungan hadis ini menegaskan keutamaan sujud sebagai momen puncak kedekatan spiritual seorang Muslim dengan Rabb-nya, sekaligus mengajarkan bahwa doa dalam keadaan sujud memiliki nilai yang sangat tinggi karena dilakukan dalam keadaan penuh kerendahan diri, ketundukan, dan penghambaan total kepada Allah.
Referensi
- Muslim bin Al-Hajjaj, Sahih Muslim, juz 1, hal. 350, Kitab As-Salah, Bab Istijabah Ad-Du'a fi AsSujud, (Beirut: Dar Ihya' At-Turats Al-'Arabi, 1992 M/1412 H), No. 1111.

Komentar 0