40 HADIS TASYAHUD

DHT

Selama datang di aplikasi 40 Hadis tasyahud

Silahkan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat

Tentang Penulis

Anton

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

10 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentangMenggerak-gerakkan Jari Telunjuk Ketika Tasyahud

Disusun oleh: Anton (@Anton) · Bagian dari 40 HADIS TASYAHUD

Hadis

أَنَّ وَائِلَ بْنَ حُجْرٍ أَخْبَرَهُ قَالَ قُلْتُ لأَنْظُرَنَّ إِلَى صَلاَةِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَيْفَ يُصَلِّى فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ فَقَامَ فَكَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى حَاذَتَا بِأُذُنَيْهِ ثُمَّ وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى كَفِّهِ الْيُسْرَى وَالرُّسْغِ وَالسَّاعِدِ فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ رَفَعَ يَدَيْهِ مِثْلَهَا - قَالَ - وَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ ثُمَّ لَمَّا رَفَعَ رَأْسَهُ رَفَعَ يَدَيْهِ مِثْلَهَا ثُمَّ سَجَدَ فَجَعَلَ كَفَّيْهِ بِحِذَاءِ أُذُنَيْهِ ثُمَّ قَعَدَ وَافْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَوَضَعَ كَفَّهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ وَرُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَجَعَلَ حَدَّ مِرْفَقِهِ الأَيْمَنِ عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى ثُمَّ قَبَضَ اثْنَتَيْنِ مِنْ أَصَابِعِهِ وَحَلَّقَ حَلْقَةً ثُمَّ رَفَعَ إِصْبَعَهُ فَرَأَيْتُهُ يُحَرِّكُهَا يَدْعُو بِهَا (رواه النسائى:  ٨٩٧)

Terjemahan

hadis dari Wail bin Hujr, ia berkata: Aku akan tunjukkan kepada kalian tata cara salat Rasulullah SAW. Ketika duduk dalam tasyahudnya, maka beliau duduk di atas kaki kirinya sambil meletakkan telapak kirinya di atas paha dan lutut kaki kirinya. Kemudian beliau menyejajarkan siku kanan dengan paha kanan, kemudian beliau melipatkan jari kelingking dan jari manisnya dan melingkarkan ibu jari ke jari tengah. Beliau mengangkat jari telunjuknya sambil menggerak-gerakkannya ketika tasyahud”. (HR. al-Nasa’i: 897) 

Isi kandungan

Hadis ini menjelaskan tata cara Rasulullah SAW ketika duduk tasyahud dalam salat. Nabi SAW duduk di atas kaki kiri, meletakkan tangan kiri di atas paha kiri, dan membentuk posisi tangan  kanan dengan cara tertentu lalu mengangkat jari telunjuk ketika membaca tasyahud. Hal ini menunjukkan bahwa salat memiliki tata cara yang diajarkan secara jelas oleh Rasulullah dan dianjurkan untuk diikuti oleh umat Islam.Hadis ini juga mengandung makna bahwa setiap gerakan dalam salat memiliki adab dan nilai ibadah. Posisi duduk dan gerakan tangan dilakukan dengan tertib serta penuh ketenangan sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah kepada Allah.

Komentar 0