Hadis tentang Telapak Tangan Nabi Membentuk Angka Lima Puluh Tiga ketika duduk Tasyahud
Hadis
عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا قَعَدَ فِى التَّشَهُّدِ وَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُمْنَى وَعَقَدَ ثَلاَثَةً وَخَمْسِينَ وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ (رواه مسلم:١٣٣٨)
Terjemahan
hadis dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW apabila duduk untuk tasyahud, beliau meletakkan tangan kirinya di atas lutut kirinya, dan tangan kanannya di atas lutut kanannya, dan membentuk angka lima puluh tiga dan memberi isyarat (menunjuk) dengan jari telunjuknya. (HR. Muslim: 1338)
Isi kandungan
Hadis ini menjelaskan bahwa telapak tangan kanan Nabi membentuk angka lima puluh tiga ketika duduk tasyahud. Maksud redaksi membentuk angka lima puluh tiga adalah suatu isyarat dari cara melingkarkan ibu jari dengan jari tengah sehingga membentuk bulatan disebut angka lima, dan menggenggam jari manis dan jari tengah disebut angka tiga.

Komentar 0