40 HADIS SEDEKAH

DHT

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Selamat datang di Aplikasi 40 Hadis Digital tentang Sedekah. Temukan untaian sabda Rasulullah SAW tentang keutamaan berbagi, dan mari bersama-sama menjemput keberkahan di setiap hela nafas kita. Selamat menjelajah dan mengamalkan!"

Foto Daffa Pratama

Tentang Penulis

Daffa Pratama

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi, matan hadis, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SEDEKAH

Penyusun: Daffa Pratama

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Pahala Sedekah Ketika Sehat dan Sulit Ketika Mengeluarkan Harta

Disusun oleh: Daffa Pratama (@daffapratama_) · Bagian dari 40 HADIS SEDEKAH

 Hadis

حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَاجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الصَّدَقَةِ أَعْظَمُ أَجْرًا؟ قَالَ: «أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيحٌ شَحِيحٌ، تَخْشَى الْفَقْرَ وَتَأْمُلُ الْغِنَى، وَلَا تُمْهِلْ حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ قُلْتَ: لِفُلَانٍ كَذَا وَلِفُلَانٍ كَذَا، وَقَدْ كَانَ لِفُلَانٍ  (رواه البخاري:١٣٥٣)[1]

Terjemahan

Abu Hurairah RA telah menceritakan kepada kami , ia berkata:Seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW lalu bertanya: 'Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling besar pahalanya?'Beliau menjawab: 'Engkau bersedekah dalam kondisi sehat dan berat mengeluarkan harta (karena sayang padanya), engkau takut menjadi fakir dan engkau mengharap kekayaan. Dan janganlah engkau menunda-nunda (sedekah) hingga apabila nyawa telah sampai di tenggorokan, baru engkau berkata: "Untuk si fulan sekian, dan untuk si fulan sekian," padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan (ahli waris).” (HR al- Bukhari :1353)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini memberikan pelajaran mendalam bahwa kualitas sebuah sedekah tidak hanya diukur dari nominalnya, melainkan dari kondisi psikologis dan momentum saat seseorang mengeluarkannya. Rasulullah SAW menegaskan bahwa sedekah yang paling utama adalah yang dilakukan saat seseorang berada dalam kondisi fisik yang sehat dan bugar, di mana rasa cinta terhadap harta sedang kuat-kuatnya dan keinginan untuk menumpuk kekayaan serta ketakutan akan kemiskinan masih membayangi pikiran. Pada titik inilah iman seseorang benar-benar diuji; apakah ia lebih mempercayai jaminan rezeki dari Allah atau justru tunduk pada sifat kikir dan kekhawatiran manusiawinya.

Referensi 

1.Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Al-Jami’ al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar Min Umur Rasulillah Sallallahu ’Alaihi Wa Sallam Wa Sunanih Wa Ayyamih, (Dar al- Kutub al-Ilmiah, 1981). Juz 2. h. 515.


Komentar 0